Batu Budaya Abu-abu Alami

Batu Budaya Abu-abu Alami

Gaya Desain: Modern
Ukuran: Permintaan Disesuaikan
Finishing Permukaan: Terpisah
Kirim permintaan
Deskripsi

"Batu budaya" adalah istilah umum. Batu budaya alami dapat dibagi menjadi batu pasir sedimen dan batu tulis keras dalam hal material. Produk batu budaya buatan terbuat dari semen, pasir, ceramsite, dan pigmen anorganik lainnya melalui pemrosesan profesional dan proses pengawetan uap khusus.

Batu budaya didefinisikan sebagai "fabrikasi unit bangunan beton arsitektural yang indah, mensimulasikan batu potong alami untuk aplikasi pasangan bata".

Di Inggris dan Eropa, batu budaya didefinisikan sebagai "bahan apa pun yang diproduksi dengan pengikat agregat dan gel, serupa dalam penampilan dan dapat digunakan dengan cara yang serupa, untuk batu alam". Batu budaya adalah produk pasangan bata yang berfungsi sebagai fungsi arsitektural, dekorasi, dekorasi atau menghadap bangunan atau struktur lainnya, atau dapat digunakan untuk ornamen taman. Batu budaya tersedia dalam semen putih atau abu-abu, pasir buatan atau alam, batu pecah yang dipilih dengan hati-hati, atau kerikil alam bergradasi baik dan pigmen mineral untuk mencapai warna dan penampilan yang diinginkan sambil mempertahankan sifat fisik yang tahan lama melebihi kebanyakan batu Potong alami. Batu berbudaya adalah pengganti yang sangat baik untuk batu kapur potong alami, batu coklat, batu pasir, batu biru, granit, batu tulis, batu karang, kapur, dan batu alam lainnya.
popular cultured stone
Batu budaya adalah tambang batu yang ditambang di alam. Batu tulis, batu pasir, dan batu kuarsa diolah menjadi bahan bangunan dekoratif. Batu budaya alami itu keras, warnanya cerah, teksturnya kaya, dan gayanya berbeda. Ini memiliki karakteristik ketahanan kompresi, ketahanan aus, tahan api, tahan dingin, tahan korosi, dan penyerapan air yang rendah. Ini memiliki keunggulan perlindungan lingkungan dan hemat energi, tekstur ringan, kekuatan tinggi, dan ketahanan yang baik terhadap pencairan. Biasanya digunakan untuk membangun dinding eksterior atau dekorasi parsial dalam ruangan.

Batu budaya buatan terbuat dari batu apung, ceramsite, kalsium silikon, dan bahan lainnya melalui pemrosesan dan penyempurnaan profesional. Ini menggunakan teknologi tinggi untuk meningkatkan dan mereproduksi tekstur, warna, dan tekstur dari setiap batu yang terbentuk secara alami dengan metode buatan, dan efeknya sangat orisinal. , Alami, pesona sederhana. Batu budaya buatan bermutu tinggi memiliki karakteristik perlindungan lingkungan dan hemat energi, tekstur ringan, warna yang kaya, tidak berjamur, tidak terbakar, ketahanan yang baik terhadap pencairan, dan pemasangan yang mudah.

Culture stone sendiri tidak memiliki konotasi budaya tertentu. Namun batu budaya memiliki tekstur yang kasar, warna yang kaya, dan bentuk yang natural. Dapat dikatakan bahwa batu budaya merupakan cerminan dari mentalitas masyarakat yang kembali ke alam dan kembali ke kesederhanaan dalam dekorasi indoor dan outdoor. Mentalitas semacam ini juga bisa dipahami sebagai semacam budaya hidup.
bar-shaped culture stone
Dibandingkan dengan batu kasar alami, batu budaya memiliki kelebihan yaitu ringan, harga murah, dan warnanya relatif seragam.

Memiliki keuntungan sebagai berikut:

1. Ringan, tahan lama, ramah lingkungan, dan teksturnya ringan. Kepadatannya hanya 1/4 hingga 1/3 dari batu alam, dan tidak diperlukan penyangga dinding tambahan.

2. Mudah dibersihkan dan mudah dibuat.

3. Instalasi sederhana dan biaya rendah.

4. Ada banyak pilihan.

5. Rasa alami yang kuat.

popular cultured stone
Jangan gunakan terlalu banyak batu kultur, yang seringkali kontraproduktif. Untuk aula kecil, saat mendekorasi dinding, Anda dapat memilih beberapa spesifikasi kecil, warna terang, dan flat. Ini tidak hanya akan memperluas aula secara visual. , tetapi juga menciptakan suasana alami. Tentu saja, saat menggunakan batu budaya, tata letak dan pencocokan yang cerdas juga harus dilakukan.

Tag populer: batu budaya abu-abu alami, pemasok, grosir, beli, harga, untuk dijual